Wednesday, October 22, 2014

Sebuah Inspirasi Tentang Impian

“Imagination is the preview of life’s coming attractions. – Imajinasi adalah gambaran kehidupan yang akan datang.” Albert Einstein

Pengalaman berkunjung ke USA bersama 60 orang mitra usaha KK Indonesia pada bulan April 2010 lalu sangat mengesankan. Pengalaman tersebut juga menginspirasi saya tentang betapa hebatnya impian. Kali ini saya ingin berbagi inspirasi tentang tantangan dan kekuatan di balik impian serta beberapa hal yang memudahkan impian segera terwujud.

Dilihat dari kesanggupan para distributor mengembangkan bisnis dan mendapatkan tiket gratis jalan-jalan ke USA memperlihatkan begitu hebatnya kekuatan impian. Impian untuk menjejakkan kaki ke negri paman Sam juga telah memberi kekuatan pada puluhan distributor tersebut ketika melewati proses yang cukup rumit, mulai dari berpanas-panas ketika harus antri melakukan permohonan visa, diwawancara, pemeriksaan di imigrasi di bandara Los Angeles yang cukup ketat. Perjuangan itu terbayar ketika kami berhasil menjejakkan kaki disana dan menikmati liburan ke Disneyland, Universal Studio, Hollywood, Grand Canyon, Golden Gate Bridge dan Las Vegas.

Semuanya sangat mengagumkan, tetapi yang paling berkesan adalah Disneyland, Golden Gate Bridge dan dan Skywalk. Berdasarkan informasi yang pernah saya baca, ketiga karya manusia yang spektakuler tersebut bermula dari sebuah impian. Berarti benar yang dikatakan orang-orang tentang pentingnya mimpi dan imajinasi.

Sayangnya tak banyak orang yang membuktikan bahwa impian mereka benar-benar memiliki kekuatan luar biasa dan menguap begitu saja. Mengapa? Mari kita simak beberapa penyebab dan cara mengatasinya.

Impian dapat hilang begitu saja dikarenakan pengaruh negatif orang lain dan lingkungan, misalnya dalam bentuk kata-kata pesimis sampai provokasi. Sehingga impian dan ide-ide cerdas yang Anda miliki seakan-akan tidak berguna sama sekali. Siasatilah pengaruh negatif apapun bentuknya dengan bersikap hati-hati dan tidak terpengaruh oleh perkataan negatif.

Dalam kesempatan berlibur ke USA, kami berkunjung ke Golden Gate Bridge. Jembatan sepanjang 1,7 mil dan memiliki 6 jalur itu merupakan gagasan Joseph B. Strauss. Dulu ketika Joseph baru mencetuskan ide tersebut pada tahun 1917 tak sedikit orang yang mengatakan bahwa impiannya sangat mustahil.

Namun bagi Joseph, impian adalah kekuatan. Selama 13 tahun ia tidak berputus asa berusaha meyakinkan banyak pihak. Hingga akhirnya jembatan tersebut dibangun dengan menelan biaya 35 juta USD dan berdiri megah seperti sekarang. Golden Gate Bridge merupakan salah satu dari “7 Wonders of USA.”

Ketakutan menjadi alasan kedua yang menghalangi kita mencapai mimpi. Dalam sebuah proses akan banyak sekali yang terjadi termasuk munculnya tantangan. Hal itu dapat menimbulkan pesimisme, dan jika dibiarkan lambat laun pasti membuat kita berhenti sebelum mencapai target yang kita harapkan.

Lawanlah ketakutan dengan keyakinan dan tindakan nyata. Keyakinan pada impian akan membuat Anda mampu memelihara harapan positif, sedangkan tindakan memastikan diri Anda lebih maju dan mendapatkan kepuasan. Keyakinan dan tindakan yang konsisten akan mampu mengalahkan ketakutan saat berusaha meraih impian.

Ketika berada di Disneyland, saya teringat tentang sebuah cerita ketika Disneyland diresmikan. Saat itu Walt Disney telah wafat dan salah seorang tamu bertanya kepada istri Walt Disney, “Alangkah bahagia jika Bapak Walt Disney melihat semua ini.” Istrinya menjawab bahwa Walt Disney sudah melihat Disneyland jauh sebelum tempat tersebut didirikan. Sebab Walt Disney sudah yakin bahwa impiannya pasti terwujud dan sudah berbuat maksimal sebelum impiannya benar-benar terwujud.

Sebagai tambahan, kekuatan spiritual juga sangat dibutuhkan agar bertambah keyakinan, tetap optimis walaupun menghadapi kegagalan. Sebab kekuatan spiritual membantu kita memiliki rasa tanggung jawab, kreatif dan ketulusan dalam bekerja. Kalaupun telah sukses, kekuatan spiritual juga tetap diperlukan agar kita mampu bersikap positif dan kembali dapat mewujudkan impian yang lebih besar.

Sewaktu berjalan di atas jembatan tembus pandang Grand Canyon, saya bagaikan melayang di udara. Pengalaman tersebut sangat mendebarkan dan pemandangan dari atas juga cantik sekali. Sebuah karya anak manusia yang luar biasa dan sangat inspiratif, itulah kesan yang terbersit di dalam benak saya saat itu.

“Skywalk” di atas Grand Canyon itu merupakan gagasan cerdas seorang pengusaha, David Jim. Impian David Jim tersebut tak akan terwujud jika tidak didukung oleh sumber daya, ilmu dan kerjasama tim yang bagus. Jembatan berbentuk U setinggi 1.219 meter di atas Sungai Colorado yang mampu menampung 120 orang sekaligus itu terealisasi juga berkat dukungan seorang arsitek bernama Mark Ross Johnson dan banyak orang lagi yang tidak terekspos namanya. Karenanya jika ingin impian-impian besar Anda terwujud maka pastikan Anda sudah memiliki sumber daya, ilmu dan melakukan kerjasama yang bagus dengan orang lain.

Itulah sebuah inspirasi tentang impian, bahwasanya setiap impian pasti dapat terwujud. Janganlah pernah takut untuk bermimpi, karena selalu ada cara untuk menghadapi tantangan. Itulah mengapa sepulang berlibur dari USA, kini kian mantap pula langkah kami untuk mewujudkan visi KK Indonesia Go 1 % sebelum tahun 2015 mendatang.

Jika Anda tersentuh dengan renungan di atas, tolong “share” renungan ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

( Sumber : topmotivasi.com )

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.