Saturday, November 1, 2014

Tujuh Keajaiban Dunia


Sekelompok murid geografi sedang mempelajari “Tujuh Keajaiban Dunia.” Di awal pelajaran, mereka diminta untuk menuliskan apa yang mereka pikirkan tentang “Tujuh Keajaiban Dunia.” Sebagian besar murid menulis:

1. Piramida
2. Taj Mahal
3. Tembok Besar China
4. Menara Pisa
5. Angkor Wat
6. Menara Eiffel
7. Kuil Parthenon

Saat mengumpulkan tulisan murid-murid, sang guru memperhatikan seorang murid, seorang gadis pendiam, gadis itu tidak menulis apapun. Lalu, sang guru bertanya apakah ia memiliki masalah dengan daftarnya.

Si gadis menjawab, “Ya, sedikit. Aku tidak bisa memilih karena sangat banyak.”

Sang guru berkata, “Baiklah, katakan apa yang ada di pikiranmu dan mungkin aku bisa membantu.”

Si gadis diam sejenak, kemudian ia menulis, “Aku pikir, tujuh keajaiban dunia adalah…”

1. Aku bisa melihat…
2. Aku bisa mendengar…
3. Aku bisa menyentuh…
4. Aku bisa berjalan…

Ia diam lagi, dan kemudian melanjutkan,

5. Aku bisa tertawa…
6. Aku bisa merasakan…
7. dan, aku bisa mencintai…

Kelas itu langsung sunyi seketika… Kita dapat dengan mudah memuji sesuatu di luar diri kita dan menyebutnya “keajaiban”. Tetapi, ketika kita melihat kembali apa yang sudah Tuhan karuniakan kepada kita, kita menyebutnya “biasa saja”.

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.

(Sumber : www.lovevirtue.com)

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.

"));